PT Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil mempertahankan pertumbuhan di tengah meningkatnya kompetisi antar operator dan masih merebaknya pandemi Covid-19. Pendapatan layanan (service revenue) perusahaan di sepanjang semester 1 2020 sebesar Rp 12,13 triliun, meningkat 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Demikian pula, pendapatan dari layanan data juga terus tumbuh 15% dari periode yang sama tahun sebelumnya (YoY), dan sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap total pendapatan layanan (service revenue) perusahaan menjadi sebesar 91%.
Ulasan ringan seputar kota Medan
Pertumbuhan
'Pertumbuhan' at MedanReview.com
Di Indonesia, pemerintah membatasi gerakan sosial (PSBB) di beberapa daerah untuk memutus penyebaran #covid19. Di sisi lain, langkah-langkah untuk memerangi Covid-19 ini berdampak pada proses bisnis, rantai pasokan, distribusi, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi.
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil mengawali tahun 2020 dengan kinerja yang kuat di tengah kompetisi industri telekomunikasi dan data yang terus meningkat. Sejumlah indikator menunjukkan kemampuan XL Axiata mempertahankan kinerja di periode tiga bulan pertama setiap tahun yang biasanya sangat berat. Pendapatan meningkat sebesar 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) dan 1,3% dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ). EBITDA juga meningkat 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) yang didorong oleh pertumbuhan revenue, efisiensi biaya dan implementasi IFRS16, sehingga pencapaian laba bersih juga meningkat secara signifikan sebesar Rp 1,5 triliun.
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatatkan pencapaian kinerja yang kuat di semester 1 2019, dengan pendapatan tumbuh sebesar 11% YoY yang didorong oleh peningkatan pendapatan layanan sebesar 15% YoY. Sementara itu, pendapatan dari layanan data tumbuh 29% YoY, meningkat kontribusinya menjadi 87% terhadap total pendapatan layanan di periode semester 1 2019 ini. Kinerja yang menggembirakan ini juga ditopang oleh meningkatnya efisiensi biaya yang mendorong EBITDA meningkat 19% YoY dan EBITDA margin juga tumbuh 3% YoY. Pada periode semester 1 2019 ini, XL Axiata juga berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 282 miliar.
Kota Medan memang luar biasa, selain pembangunan yang semakin pesat, pertumbuhan hotel pun begitu banyak, salah satunya Swiss-Belinn Gajahmada Medan sebelumnya dikenal sebagai Saka Premiere Hotel.
XL Axiata tidak pernah berhenti untuk memberikan layanan dan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggannya. Terbukti dalam dua tahun terakhir, semakin meningkatnya kualitas koneksi data XL Axiata, traffic data secara terus-menerus meningkat sangat signifikan. Untuk lebih meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat pertumbuhan kinerja bisnis perusahaan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) tahun 2018 ini bertekad untuk melanjutkan pembangunan jaringan data secara besar-besaran khususnya di luar Jawa.
Tahun 2018 menjadi tahun ke-3 event Clapham Startupfest. Event ini menjadi barometer pertumbuhan dan perkembangan startup digital di kota Medan. Tahun ini ada 16 startup yang melakukan presentasi produk digital mereka diantaranya Pak Tani Digital, Cerah, Invita, Semuts, Hepimama, Metrosoft, Collective Life, Untuk Anakku, Unclekick, Hobiku, Tani Plus, Kami Space, Ezbild, Mobilkamu, Urban Ace dan Trivatrip.
Pertumbuhan usaha kuliner di kota Medan, bak jamur di musim hujan. Di bulan November 2017 ini, kota Medan dilanda demam "Ayam Geprek" ! Ayam geprek ini mirip seperti ayam penyet, bedanya, ayam yang disajikan digoreng dengan tepung ala ayam goreng waralaba luar negeri yang sudah terkenal itu plus di "geprek" (dipenyetkan) dan disajikan dengan sambal khas Indonesia yang pedasnya ber-level dan ada juga yang ditambah dengan lelehan keju / mozarella pada ayamnya.









