Ulasan ringan seputar kota Medan

Belajar Kreatif di Behance Portfolio Reviews Medan

Created. Sun, 27 Nov 2016 22:00:03
Comment(s). 0

Belajar Kreatif di Behance Portfolio Reviews MedanBelajar Kreatif di Behance Portfolio Reviews Medan

Minggu, 27 November 2016 ini sedikit berbeda dari biasanya. Bedanya apa ya? Nah, biasanya minggu adalah family time, tapi kali ini mimin menghabiskan minggu bersama "keluarga" kreatif di acara Behance Portfolio Reviews Medan 2016 yang diadakan oleh @MeetXMingle di Clapham Collective (@ClaphamCo).

Acara Behance Portfolio Reviews Medan ini sudah memasuki tahun ke-3 (tiga), ini adalah kali kedua diadakan di Coworking Space Clapham Collective.

Apa sih "Behance Portfolio Reviews" ?

Acara Behance Portfolio Reviews adalah ajang para "creator" atau insan kreatif memamerkan hasil karyanya. Bukan hanya dipamerkan, si creator juga mempresentasikan karyanya kepada insan kreatif lain yang memang sudah diakui dibidangnya. Nah, kami yang menjadi peserta acara, menjadi voters untuk karya-karya yang dipamerkan.

Lampu Meja Karya Peserta Behance Portfolio Reviews 2016
Lampu Meja Karya Peserta Behance Portfolio Reviews 2016

Lampu Gantung Dari Potongan Botol Pelastik Behance Portfolio Reviews 2016
Lampu Gantung Dari Potongan Botol Pelastik Behance Portfolio Reviews 2016

Logo Ardent untuk Acara Ardentic 2.0 By Jumia Evelyn
Logo Ardent untuk Acara Ardentic 2.0 By Jumia Evelyn

Projection Project By Niki Meiliala
Projection Project By Niki Meiliala

Pada kesempatan kali ini, yang menjadi reviewers diantaranya tim dari Threehouse Works (@TreehouseWorks), Tandy dari @Kartoe_Sg dan Suwandi Chandra (@SuwandiCPhoto). Selain jadi reviewers, mereka juga menjadi pembicara di acara ini.

Treehouse Works Team
Treehouse Works Team

Baik Treehouse Works (Willie Kay, Albert & Richard) dan Suwandi Chandra, dalam presentasinya menekankan bahwa #kolaborasi adalah cara untuk mencapai kesuksesan. Insan kreatif bukan saja memerlukan kreatifitas, juga harus mampu berkolaborasi, sehingga dapat menghasilkan sebuah produk yang dapat diterima. Paling tidak, itulah yang dirasakan oleh Willie Kay, Albert dan Richard dalam membangun Treehouse Works dan Suwandi Chandra hingga karya photography-nya di featured oleh Garuda Indonesia dan CNN.

Tips memulai menjadi Editor Travel Photographer
Tips memulai menjadi Editor Travel Photographer

Tips memulai menjadi Editor Travel Photographer versi Suwandi Chandra :

  1. Love what you want to do
    Cintai apa yang ingin kamu lakukan dan tekuni dengan sepenuh hati. Tanpa mencintai apa yang ingin kita lakukan, mustahil kita dapat mencapai hasil yang maksimal.

  2. Build your portfolio
    Hasilkan karya sebanyak mungkin sehingga orang lain dapat melihat hasil dari apa yang kita lakukan.

  3. Discover your style and practice a lot
    Temukan gaya kita sendiri dengan melakukan latihan dan belajar terus menerus. Suwandi Chandra saat memasuki tahap ini, beliau sering membaca majalah-majalah travel dan photography untuk mempelajari foto-foto yang dianggapnya layak untuk ditiru. Selain ditiru, kita harus mampu untuk ber-inovasi dan menemukan "style" baru

  4. Expose yourself and your portfolio / work
    Setelah memiliki berbagai karya yang dihasilkan, saatnya untuk memperkenalkan karya-karya yang dihasilkan kepada orang lain. Nah, menurut Suwandi Chandra, pada tahapan ini, penggunaan website dan sosial media sangat membantu para creativepreneur dalam memperkenalkan portfolio atau hasil kerja kita kepada orang banyak.

  5. Pitch / wait for the opportunity (be patient)
    Suwandi Chandra berkisah, karya-karya yang dimuat dalam majalah Garuda Indonesia merupakan hasil dari ke-usilan nya. Berawal ketika beliau menumpang airlines ini saat perjalanannya keluar negeri, beliau "memburu" email sang editor majalah kemudian mengirimkan hasil karya foto nya kepada sang editor. Bukan hanya 1 foto, beliau mengirimkan beberapa foto dan akhirnya berbuah manis, saat ini sudah banyak karya beliau dimuat dalam majalah pesawat berplat merah tersebut dan bahkan ada yang menjadi sampul majalahnya.

  6. Think like the editor. Study their requirements and needs
    Tidak puas dengan hanya menjadi "tukang foto" alias photographer, melalui project pertamanya yang bekerjasama dengan salah seorang editor majalah nasional, Suwandi Chandra mencoba untuk menghasilkan sebuah karya tulis sendiri yang sesuai dengan standar majalah-majalah traveler lainnya.

  7. Don't be afraid to be different (be creative)
    Untuk lebih dikenal, seorang creativepreneur harus mampu menghasilkan sebuah karya yang berbeda dari lainnya. Pemikirian kreatif terus menerus harus dipupuk dengan belajar dan pengalaman sehingga menghasilkan sesuatu yang unik dan dapat diterima oleh penikmatnya

  8. Expect the unexpected (be open)
    Untuk menghasilkan karya yang dapat diterima oleh orang lain, seorang creativepreneur juga harus terbuka dengan kebutuhan pasar / orang lain, harus memiliki pemikiran yang terbuka dan bersedia untuk menyesuaikan diri dengan yang dibutuhkan oleh orang banyak atau client

Bagaimana sobat mendanreview ? tertarik untuk menjadi orang-orang kreatif ? tungguin acara Behance di tahun-tahun berikutnya ya sob... jangan lupa tetap follow instagram kami untuk mendapatkan informasi acara-acara kreatif lainnya.

Clapham Collective ( 3.59221857 , 98.68124901 )
Clapham Collective ( 3.59221857 , 98.68124901 )


Dapatkan informasi cepat melalui akun sosial media MedanReview.com berikut ini :
Instagram : @medanreview
Twitter : @medanreview_
Tumblr : @medanreview
Facebook : @medanreview
Google Plus : +MedanReview
BBM Channel : C0035C07C
BBM PIN : 56C2FAE2

Silahkan menghubungi kami melalui salah satu akun sosial media di atas.


Comment(s)

Email *
Fullname *
Phone / Mobile *
Company / Website
Comment *
Validation Code
Verify Validation Code
Verify Validation Code *
 
Load time : 1 Sec(s)