Ulasan ringan seputar kota Medan

Pawyca Project Wood Art Premium Handmade Kayu Sebagai Media Penyalur Hobi

Created. Mon, 13 Jun 2016 14:03:06
Comment(s). 0

Pawyca Project Wood Art Premium Handmade Kayu Sebagai Media Penyalur Hobi

Senin, 13 Juni 2016 - Ditengah kesibukannya menjadi mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Teknik Sipil, Universitas Sumatera Utara, Achmad Syarief (22) yang lebih dikenal dengan sapaan Arief ternyata masih menyempatkan diri untuk menyalurkan hobi melukisnya di atas kayu. Pria asal Binjai, kelahiran 1994 ini kini menemukan media baru selain kanvas yang dijadikan wadah untuk menyalurkan hobi melukisnya pada akhir tahun 2015 lalu. Memiliki kemampuan dalam melukis, Arief menyalurkan bakat lukisnya dengan menggunakan kayu sebagai medianya.

Aktivitas melukis yang biasa menggunakan kanvas sebagai wadah lukisan, kini aktivitas melukis juga dapat dilakukan di atas berbagai media lainnya, salah satunya adalah melukis diatas kayu atau wood painting seperti yang dilakukan Achmad Syarief.

Tidak seperti anak muda pada umumnya yang menghabiskan waktu dengan bermain game dan nongkrong bareng teman, Arief yang memiliki kreativitas yang tinggi bergelut dengan hobi dan bakatnya yang cukup kreatif di kalangan anak muda seperti dirinya saat ini. Dengan menyalurkan hobi melukis, ia mampu berkarya di sela-sela kesibukannya yang tengah menjalankan peran sebagai mahasiswa tingkat akhir.

Berkarya di usia muda serta diantara kesibukkan jadwal pendidikannya Arief merasa mendapatkan nilai plus untuk dirinya dalam pengerjaan karyanya dikalangan mahasiswa dan terus menyalurkan hobi yang dimilikinya saat ini. Dengan ide dan kreatifitasnya, ia mampu menjalankan bisnis lukisnya dan berhasil memasarkan hasil karyanya hingga ke berbagai Kota. Ini adalah salah satu kekuatan untuk dirinya agar terus bisa menyalurkan kreatifitasnya dan terus berkarya diusia muda.

Untuk inspirasi sendiri, karya Arief tersebut berawal dari rasa ingin memberi sebuah hadiah sederhana kepada teman dekatnya yang akan wisuda pada akhir tahun 2015 lalu. Hasil karya yang diciptakannya 5 bulan lalu, kini telah tersebar hingga ketelinga kerabat lainnya bahkan telah berhasil menarik perhatian. Berawal dari sebuah hobi, Arief yang merupakan owner dari projectnya sendiri memulai bisnisnya karena memiliki kemampuan dalam melukis dan terus menyalurkannya hingga hasil karyanya dapat diterima.

"Awalnya ingin kasih hadiah yang sederhana aja untuk teman yang wisuda, tapi bingung mau kasih hadiah apa. Nah, dengan inisiatif dan kreatif ada kayu palet yang sisa dicoba-coba untuk ngelukis. Udah selesai dilukis, kasih ke teman kok temannya senang dengan hasil karya yang dibuat ini dan merambatlah ke teman-teman yang lain dan berkelanjutan hingga ada yang pesan. Nah, dari peluang itulah melihat bahwa si lukisan kayu ini berpotensi untuk dikembangkan lagi di Kota Medan ini. Sebenarnya hobi juga melukis sama berdagang ini" terang Arief. Medan, Selasa (24/5)

Karya yang dihasilkan pemuda berusia 22 tahun ini terdiri dari sketsa gambar dan lukisan siluet, ia mampu menjalankan bisnisnya dengan baik. Siapa sangka Project kayu lukis yang berawal dari iseng-iseng ini pernah menghasilkan omzet penjualan tertinggi mencapai Rp 5 juta per bulan. Usaha yang dikerjakannya menjadi salah satu contoh bahwa anak muda Medan sekarang dengan mudah membaca peluang bisnis. Ia berharap kalangan anak muda mampu mendukung setiap kreatifitas anak muda Medan, khususnya di bidang bisnis lokal.

Penasaran dengan hasil karya Arief ? silahkan check di instagram @pawycaproject.

Artikel ini dikirim oleh Galaxy Publisher

Comment(s)

Email *
Fullname *
Phone / Mobile *
Company / Website
Comment *
Validation Code
Verify Validation Code
Verify Validation Code *
 
Load time : 0 Sec(s)