Majelis Ta’lim Karyawan PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) memberikan bantuan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa yang saat ini sedang mengenyam pendidikan dan terancam putus sekolah karena kendala biaya akibat dampak pandemi Covid-19. Donasi karyawan XL Axiata ini dilakukan melalui Yayasan Halimatussa’diah Amaliah pengelola Darul Aytam Waddhuaffa Al Umm - salah satu pondok pesantren di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menampung banyak anak yatim dan duafa. Head of Sales XL Axiata Greater Medan, Horas Lubis dan Ketua MTXL West Region, H. Maf’ul Taufiq menyerahkan donasi kepada pimpinan yayasan, Drs Alwi Batubara, Jumat (19/6)
Ulasan ringan seputar kota Medan
Awan
'awan' at MedanReview.com
Di Indonesia, pemerintah membatasi gerakan sosial (PSBB) di beberapa daerah untuk memutus penyebaran #covid19. Di sisi lain, langkah-langkah untuk memerangi Covid-19 ini berdampak pada proses bisnis, rantai pasokan, distribusi, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi.
Nah, siapa bilang pandemi COVID-19 menghalangi kreatifitas? Nih, kenalin @chaebol.id, lahir ditengah pandemi yang digawangi oleh seorang chef muda Sandy Wijaya (@sands.wijaya), dia pernah digembleng oleh salah seorang juri masterchef Indonesia di dapur Koi dessert and Bar Australia.
XL Axiata kembali serahkan donasi mitigasi Covid-19 dengan total Sebesar Rp 10,8 Miliar, termasuk dari Karyawan. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menyerahkan donasi untuk mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Kini donasi dengan total senilai lebih dari Rp 10,8 miliar tersebut diserahkan dalam bentuk dana tunai sebesar Rp 10 miliar dan selebihnya berupa beragam alat perlindungan diri (APD).
Salah satu lokasi iconic yang bisa dikunjungi oleh wisatawan ketika berada di kota Medan. Meskipun bangunan ini adalah Gereja rumah ibadah umat beragama Katolik, GRAHA MARIA ANNAI VELANGKANNI bisa dikunjungi oleh wisatawan.
Medan, 29 Agustus 2019 - Kembali kami berkesempatan hadir di acara corporate gathering Grand Aston Cityhall Hotel Medan yang diadakan oleh talent-talent berbakat mereka. Acara berkonsep glamour ala broadway ini digelar dengan penuh hiburan dari karyawan dan staf Grand Aston Cityhall Hotel Medan di Mahogany Grand Ballroom.
Ikan panggang senangin, pari bakar dan cumi goreng, dicocol dengan cabe disiram kecap manis dan bertabur bawang goreng dengan perasan jeruk nipis. Dilahap bersamaan nasi putih hangat di pinggiran sungai restoran RM 100 alias RM Cepek alias rumah makan seratus.
Di umur 429 tahun kota Medan, bukan saja infrastruktur kotanya yang maju, berbagai UKM (Usaha Kecil Menengah) di kota Medan pun semakin menjamur, beberapa diantaranya bahkan semakin besar berkembang. Sejalan dengan itu, kebutuhan akan sistem pengelolaan karyawan (HR), pembukuan (Accounting) dan perpajakan (Tax) berbasis teknologi digital pun semakin dibutuhkan oleh para pelaku UKM kota Medan saat ini.









