Medan kembali menjadi tuan rumah perayaan budaya internasional. Konsulat Jenderal India di Medan menggelar Festival Film India 2025 pada Minggu, 14 September 2025, bertempat di Maple Theater Grand City Hall Medan. Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan Hindi Day 2025, sebuah momen bersejarah yang memperingati adopsi bahasa Hindi sebagai salah satu bahasa resmi India sejak 14 September 1949.
Ulasan ringan seputar kota Medan
Sejarah
'sejarah' at MedanReview.com
Bangunan tua yang berada di kota Medan, salah satunya adalah Kantor Pos Besar Medan yang dibuka sejak tahun 1911. Kantor pos yang berada di jalan Balai Kota ini adalah salah satu bangunan bersejarah yang hingga kini masih berdiri kokoh di Medan. Bangunan ini masih tetap mempertahankan fungsinya sebagai kantor pos hingga saat ini.
Rabu, 23 November 2016 menjadi hari bersejarah bagi hotel bintang 5 legendaris kota Medan - Grand Angkasa. Bersejarah karena pada tanggal ini AccorHotels mengumumkan peluncuran kembali hotel Grand Angkasa dengan nama baru menjadi Grand Mercure Medan Angkasa.
Gedung London Sumatra (Lonsum) yang terletak di persimpangan jalan Ahmad Yani dan Ahmad Yani VII, Kesawan ini berdiri sejak tahun 1906, dibangun oleh perusahaan Inggris - Harrisons & Crosfield (H&C) sebagai kantor perdagangan dan perkebunan. Gedung yang saat ini dimiliki oleh PT. London Sumatra Indonesia ini berciri khas bangunan zaman kolonial Inggris dan sudah mengalami renovasi tanpa merubah bentuk dan corak arsitektur aslinya.
Stasiun Kereta Api Medan Kota adalah stasiun kereta api yang melayani Kota Medan, dan berada di pertemuan antara Kelurahan Kesawan (Medan Barat) dan Gang Buntu (Medan Timur). Stasiun yang terletak pada ketinggian +22 m ini merupakan pusat Divisi Regional 1 Sumatera Utara dan NAD, dan terletak di depan Lapangan Merdeka, sehingga merupakan stasiun kereta api terbesar di seantero DivRe, dan setiap harinya melayani 2000-2500 penumpang ke seantero Sumatera Utara.
Warga Medan dan Siantar tentu sudah tidak asing lagi dengan minuman yang umurnya sudah hampir seabad ini. Ini adalah minuman badak yang sudah menjadi bagian sejarah dan sangat melegenda bagi warga Medan dan Pematang Siantar.
Bangsa yg baik peduli akan sejarah nya sendiri. Sudah sepantasnya kita sbg penerus bangsa menghargai hasil karya nenek moyang & para pendahulu sblm kita.
Tjong A Fie pemuda asal desa Moy Hian Cina adalah seorang yang secara sejarah sulit dipisahkan dengan kota #medan. Tokoh pluralis yg hidup antara thn 1860-1921 ini adalah saudagar Medan yg sangat terpandang dan dihormati. Ia dekat dengan seluruh kalangan dicintai rakyat kecil dan aktif diberbagai kegiatan sosial.
"Indonesia Bagus - Cerita dari Tanah Deli, Medan" video yang diproduksi oleh NET TV berkisah mengenai kesenian dan sejarah kota Medan.







